Ads

Jumat, 19 Februari 2016

Kisah si Bangau Putih Jilid 022

Kita tinggalkan dulu Suma Lian yang kini sudah berada di rumah orang tuanya, saling melepas rindu dan juga gadis ini tekun memperdalam ilmu silatnya dengan tambahan ilmu-ilmu tinggi dari ayah bundanya, dan mari kita mengikuti perjalanan sumoinya, yaitu Pouw Li Sian.

Setelah meninggalkan lereng bukit di mana untuk beberapa tahun ia tinggal bersama gurunya dan sucinya, kemudian berpisah dari sucinya, hati Li Sian merasa berat sekali. Baru ia merasa kehilangan sekali. Selama hampir delapan tahun ini, ia seperti mengalami suatu kehidupan baru. Sebelum itu ia adalah puteri bangsawan yang hidup dalam gedung yang mewah dan besar, hidup terhormat dan mulia, berenang dalam kemewahan.

Kemudian secara mendadak sekali, timbul malapetaka menghantam keluarganya dan ia lalu hidup terlunta-lunta, seperti seorang pengemis, bersama kakek Bu Beng Lokai dan sucinya, Suma Lian. Namun, akhirnya ia menemukan suatu kehidupan yang berbahagia bersama mereka menganggap mereka berdua itu seperti keluarganya sendiri, pengganti keluarganya yang sudah binasa. Ia hampir melupakan keadaannya semula dan sudah dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru itu.

Akan tetapi kembali, kini terjadi perubahan. Ia harus meninggalkan lagi keadaan itu, memasuki keadaan lain yang amat mencemaskan hatinya. Ia seorang diri! Kehilangan gurunya yang amat disayangnya, kemudian berpisah dari sucinya yang dianggapnya seperti enci sendiri. Ingin rasanya ia menangis ketika Li Sian melakukan perjalanan seorang diri di antara pohon-pohon di tempat sunyi itu.

Keadaan yang bagaimanapun juga di dalam kehidupan ini tidaklah abadi. Sewaktu-waktu sudah pasti akan terjadi perubahan. Hal seperti inilah yang menimbulkan kesengsaraan.

Orang diharuskan terpisah dari apa yang disayanginya, dan orang dipaksa bertemu dengan keadaan-keadaan baru yang asing dan dianggap tidak menyenangkan. Semua ini terjadi karena adanya ikatan-ikatan dengan masa lalu dan harapan-harapan untuk masa depan. Ikatan dengan benda, dengan orang, atau dengan gagasan, selalu menimbulkan rasa nyeri kalau ikatan itu dipaksa lepas dari kita. Dan harapan-harapan di masa depan, hanya mendatangkan kekecewaan saja kalau tidak terlaksana seperti yang kita harapkan.






Hanya orang bijaksana saja, yang hidup dari saat ke saat, yang tidak terikat oleh masa lalu dan tidak menjangkau masa depan, dia saja yang akan tetap kokoh kuat dan tak tergoyahkan angin ribut yang terjadi karena suatu perubahan!

Hidup dari saat ke saat bukan berarti penyesuaian diri, karena penyesuaian diri juga hanyalah suatu pemaksaan belaka. Hidup dari saat ke saat berarti menghadapi apa pun yang terjadi SAAT INI seperti apa adanya, penuh kewajaran, tanpa menolak, tanpa menentang, tanpa menilai baik buruknya. Kewaspadaan setiap saat dalam menghadapi segala peristiwa hidup yang menimpa diri ini menimbulkan kebijaksanaan seketika, tidak lagi dituntun oleh perhitungan pikiran yang selalu ingin merangkul kesenangan dan menolak kesusahan.

Li Sian menuju ke kota raja, di mana dahulu ayahnya, Pouw Tong Ki, Menteri Pendapatan, tinggal dan menjadi seorang di antara bangsawan tinggi, seorang menteri! Karena permusuhannya dengan thai-kam (orang kebiri) Hou Seng yang menjadi kekasih kaisar, maka Menteri Pouw sekeluarganya terbasmi, dan Li Sian tertolong oleh Bu Beng Lokai. Adapun empat orang kakaknya, semuanya laki-laki, ditawan dan dimasukkan penjara.

Li Sian memasuki kota raja dan mulai melakukan penyelidikan tentang nasib keluarga orang tuanya. Ia sudah tahu bahwa keluarga ayahnya sebagian besar tewas dalam penyergapan kaki tangan Hou Seng seperti ayah dan ibunya, akan tetapi ia mendengar bahwa empat orang kakaknya telah ditawan dan dijebloskan penjara. Ia menyelidiki tentang empat orang kakaknya itu dan mendapat berita yang amat menyedihkan hatinya.

Tiga di antara mereka dibuang dan besar kemungkinan telah tewas. Akan tetapi seorang di antara mereka, kakaknya yang sulung, bernama Pouw Cian Hin, telah diampuni oleh kaisar dan kini telah menjadi seorang perwira yang bertugas di perbatasan utara.

Mendengar ini, giranglah hati Li Sian. Segera ia meninggalkan kota raja dan melakukan perjalanan ke utara, ke perbatasan dekat Tembok Besar.

Akan tetapi, tentu saja sebagai seorang gadis yang selama hidupnya belum pernah melakukan perjalanan ke utara, ke daerah yang amat sukar dan berbahaya itu, amatlah sukar bagi Li Sian untuk dapat menemukan kakaknya itu. Daerah utara ini luas sekali. Tembok Besar itu panjang ribuan li, melalui gunung dan jurang, dan tak terhitung pula banyaknya pasukan yang berjaga di sepanjang Tembok Besar, sedangkan ia tidak tahu kakaknya itu bertugas di pasukan yang mana.

Kemudian teringatlah ia kepada Tiat-liong-pang! Ketua Tiat-liong-pang, Siangkoan Tek, dahulu adalah seorang sahabat baik ayahnya. Pernah ketua Tiat-liong-pang itu datang berkunjung kepada ayahnya dan berjumpa dengannya. Ia teringat betapa ketua Tiat-liong-pang itu amat baik dengan ayahnya, seorang yang amat ramah.

Teringat ini, ia pun menjadi girang dan timbul harapannya. Kalau ia berkunjung ke Tiat-liong-pang dan minta bantuan ketuanya, tentu akan lebih mudah baginya untuk menemukan kakaknya yang menjadi perwira itu.

Dengan penuh harapan, mulailah Li Sian menyelidiki dimana adanya Tiat-liong-pang dan ternyata tidak banyak kesukaran ia memperoleh keterangan bahwa perkumpulan itu berada di lereng bukit di luar kota Sang-cia-kou. Maka, ia pun segera melakukan perjalanan menuju ke sana.

**** 022 ****







OBJEK WISATA MANCA NEGARA

 Istana Kekaisaran Tokyo
Istana Kekaisaran Tokyo
 Jembatan Gerbang Emas
Jembatan Gerbang Emas - Amerika
 Air Terjun Niagara
Air Terjun Niagara Prancis
 Grand Canyon
Grand Canyon Amerika
 Pasar Terbesar di Bangkok
Pasar Terbesar di Bangkok
 Taman Nasional Yellowstone
Taman Nasional Yellowstone - Amerika
Burj Khalifa - Dubai
Budj Khalifa Dubai
 Taj Mahal
Taj Mahal India
 Musium Amir Temur Uzbekistan
Musium Amir Temur Uzbekista
 Blackpool - Amerika
Blackpool Irlandia
 Taman Nasional Blue Mountain - Sydney
Taman Nasional Blue Mountain Sydney
 Jembatan Baja Terbesar di Australia
Jembatan Baja Terbesar di Australia
 Taman Nasional Kakadu Australia
Taman Nasional Kakadu Australia
 Danau Baikal Rusia
Danau Baikal Rusia
 Biara Meteora Yunani
Biara Meteora Yunani
 Pantai Bondi Australia
Pantai Bondi Australia
 Menara Eiffel Prancis
Menara Eiffel Prancis
 Musium Van Gogh Belanda
Musium Van Gogh Belanda
 Pantai Bondi Australia
Pantai Bondi Australia
 Gedung Opera Sydney
Gedung Opera Sydney
 Musium Van Gogh Belanda
Musium Van Gogh Belanda

===============================
 Gedung Opera Sydney

 Menara Eiffel Prancis